Kamis, 05 April 2012

Mengapa Harus Mengkonsumsi Spirulina Sebagai Suplemen Alami?


Mengapa harus mengonsumsi Spirulina sebagai suplemen alamiDewasa ini banyak masyarakat yang telah menerima dan menaruh harapan besar terhadap suplemen sebagai salah satu cara untuk dapat mencapai kesehatan yang baik. Pilihan suplemen pun di pasaran sangat beragam mulai dari jenis dan maupun fungsinya. Dalam memilih suplemen ada dua hal yang harus diperhatikan:

  • Pilih suplemen alami karena sumber-sumber alami selain diterima / diserap lebih baik oleh se juga lebih aman dan memberikan keuntungan lain yang mengandung senyawa-senyawa fitokimia bermanfaat dibandingkan suplemen sintetik dan yang bersumber dari ekstrak hewani.
  • Pilih suplemen yang mengandung berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh sel, karena sel berfungsi untuk menjalankan dan mengatur semua aktifitas kehidupan. Jika fungsi sel sehat maka fungsi organ atau jaringan pun akan sehat. Ini berpengaruh terhadap kesehatan fungsi organ dan tubuh kita secara umumnya.


Semua produk suplemen yang baik digunakan HARUS bersifat “Organic” – sehingga mudah diserap oleh sel-sel tubuh kita dan “wasteless deposit” – dimana konsumsi dalam jumlah yang lebih besar dari kebutuhan tubuh kita akan segera dikeluarkan dari dalam tubuh kita dalam waktu 72 jam sehingga tidak terjadi penimbunan yang mungkin bisa mengakibatkan efek samping di masa depan.

Spirulina adalah salah satu jenis alga merupakan makanan alami yang telah ada sejak awal kehidupan. Melalui Riset diketahui bahwa  Spirulina dan Chlorella adalah alga yang memiliki kandungan nutrisi paling lengkap dan senyawa fotikimia bermanfaat, benar-benar sempurna sebagai makanan sel sehingga disebut sebagai “super food”. Dari semua jenis spirulina, Spirulina plantesis lah yang merupakan spesies alga terbaik dan banyak digunakan untuk dikonsumsi.

Dengan segudang nutrisi yang terkandung dalam spirulina, akan memberikan manfaat yang luar biasa dan menjadi alternatif solusi  terbaik untuk mendapatkan kesehatan yang optimal bagi semua.

Rabu, 04 April 2012

10 Manfaat Spirulina Sebagai “Super Green Food”

Spirulina juga disebut sebagai “super green food” karena kandungan nutrisinya yang luar biasa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tidak hanya berguna bagi manusia, spirulina juga bermanfaat bagi hewan dan tumbuhan. Di sebagian besar wilayah Amerika Serikat, spirulina diteliti untuk dikembangkan ke laboratorium. Ada beberapa maca spesies spirulina yang berbeda-beda, namun  hanya beberapa yang diidentifikasi pada label produk komersial yang tersedia. Diantaranya Spirulina maxima (dikembangkan di Meksiko) dan Spirulina plantensis (dikembangkan di California) adalah yang paling populer.
Di Indonesia spirulina juga dibudidayakan dengan baik. Sayangnya, spirulina yang dipasarkan dalam berbagai kemasan di Tanah Air sebagian besar merupakan impor di antaranya dari China, Jepang, India, dan Amerika Serikat. Hal ini disebabkan karena sangat sedikit investor yang menganggap spirulina sebagai makanan kesehatan. Padahal spirulina memiliki sangat banyak keunggulan jika dibandingkan dengan suplemen kesehatan lainnya, antara lain: 

1. Meningkatkan sistem imunitas
 
Pada penelitian terbaru terhadap kandungan spirulina, terungkap bahwa ganggang ini bisa menjadi stimulan penyembuhan kanker lewat kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Spirulina bekerja dengan meningkatkan produksi antibodi, cytokines, (protein pelawan infeksi), dan sel lain yang meningkatkan imunitas sehingga membantu menyembuhkan infeksi dan penyakit kronis seperti kanker. 

2. Sebagai suplemen protein
 
Enam puluh dua persen spirulina terdiri dari asam amino sehingga kaya akan protein dan nutrisi lain. Spirulina telah digunakan secara tradisional sebagai suplemen alami bagi orang yang tidak dapat memperoleh kalori atau protein yang cukup karena diet atau bagi orang yang membutuhkan nutrisi lebih seperti atlet. 

3. Mengatasi anemia
 
Spiriluna juga dapat menstabilkan jumlah sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan hemoglobin. Selain itu, memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh serta mengurangi efek samping terhambatnya produksi stem sel atau sel-sel penghasil sel darah. Pada percobaan terhadap hewan, terlihat bahwa spirulina meningkatkan hematopoiesis yakni pembentukan sel darah merah. Itu diyakini karena tingginya kandungan zat besi di dalamnya. 

4. Mengatasi alergi 
Spirulina juga dapat melawan reksi alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin atau zat yang menyebabkan gejala alergi seperti hidung tersumbat dan mata berair. 

5. Mengatasi penyakit yang berhubungan dengan antibiotik 
Meskipun menghancurkan organisme yang merugikan dalam tubuh, antibiotik juga dapat membunuh bakteri baik yang disebut probiotik seperti Lactobacillus acidophilus yang terkadang menyebabkan diare. Spirulina terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan L acidophilus dan probiotik lain. 

6. Mengatasi infeksi 
Spirulina memiliki kemampuan menangkal herpes, influenza, cytomeglovirus, dan virus HIV. 

7. Mengatasi kanker mulut 
Dalam suatu penelitian, sebanyak 87 orang yang mengunyah tembakau dan mempunyai precancerous lesion (leukoplakia) diberikan spirulina atau plasebo secara acak. Hasilnya, lesi atau luka pada mulut pada pemakai spirulina lebih terbantu untuk sembuh daripada pemakai plasebo. 

8. Mengatasi kerusakan lever 
Spirulina dapat membantu melawan perusakan lever dan cirrhosis (gagal lever) pada hepatitis kronis. 

9. Mengurangi risiko kanker 
Spirulina berguna menunjang fungsi kardiovaskuler dan keseimbangan kolesterol, memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan fungsi detoksifikasi serta mengurangi risiko kanker dengan melindungi tubuh dari radikal bebas. 

10. Mengurangi efek kemoterapi 
Spirulina mengurangi efek yang tidak baik dari kemoterapi, seperti kepala pusing, tidak nafsu makan, sukar tidur, mual muntah, tenggorokan kering ataupun cemas 

Selain manfaat diatas, spirulina mengandung zat-zat untuk perawatan kulit yang bersifat melembabkan dan mengencangkan. Kandungan yang terdapat dalam spirulina juga memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi inflamasi seperti arthritis. Jika dilihat banyaknya manfaat spirulina pantaslah ia disebut “super Green Food”. Ganggang ini baik untuk dikonsumsi segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuhnya.

Senin, 02 April 2012

Spirulina Cegah Kanker

Spirulina dapat mencegah kanker, menjaga kesehatan sel-sel tubuh, dan memperbaiki fungsi mata. Peran lain sebagai tembok penghalang berkembangnya tumor ganas dan perubahan kromosom. Vitamin A, D, B12, betakaroten, dan mineral yang dimiliki spirulina mempunyai peranan penting dalam pembentukan tulang. Vitamin D bersama kalsium dapat memperkuat tulang dan gigi. Hasil penelitian Carlos Jime’nez dari Department of Ecology, University of Malaga di Spanyol Menunjukkan kalsium selain mengeraskan tulang, juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

spirulina dapat mencegah kanker, menjaga kesehatan sel-sel tubuh, mencegah tumor dan perubahan kromosom



Spirulina mulai dikenal luas setelah seorang pr
ofessor Perancis Crammond, menemukan rahasia kekuatan fisik suku Ganimu yang tinggal di tepi danau Cad Afrika tahun 1963. Ternyata penduduk setempat makan makanan berwarna hijau dan ternyata mencakupi gizi yang dibutuhkan untuk beraktivitas, fisik mereka pun bagus. Setelah diteliti ternyata makanan yang istimewa itu adalah ganggang Spirulina (ganggang hijau). Setelah diteliti lebih jauh, ternyata Spirulina adalah tanaman tertua yang sudah ada di muka bumi sejak 350 juta tahun lalu dan merupakan makanan yang mengandung nutrisi paling lengkap. Selain berpotensi sebagai bahan pangan alami yang bermutu tinggi, spirulina juga memberikan harapan bagi keperluan lain, apalagi kesempatan bisnisnya yang menggiurkan. Yang nyata dan sudah dikembangkan dari spirulina adalah sebagai zat pewarna, industri farmasi dan pakan ikan. Saat ini, budidaya plankton spirulina menjadi fenomena di seluruh dunia karena kualitas nutrisinya yang luar biasa. Spirulina merupakan sumber alamiah tunggal, “superfood” yang menyediakan dalam jumlah besar protein bagi manusia. Spirulina mengandung 71% protein. Protein yang terkandung dalam spirulina tiga kali dari kacang kedelai, lima kali daging, dan kualitas protein di antara yang terbaik.